Dua Sindikat Curanmor di Milko Sport Siantar Diciduk

Dua Sindikat Curanmor di Milko Sport Siantar Diciduk

Jurnalsiantar.net – Dua sindikat pelaku pencuri sepeda motor (curanmor) yang merupakan pencuri sepeda motor di depan Milko Sport, Jalan Sutomo, Kota Siantar diringkus petugas Polsek Parapat. Keduanya, SP (18), warga Bendungan Jembatan Merah, Jalan SKI dan MB (49), warga Jalan Pembangunan, Kecamatan  Ajibata, Kabupaten Tobasa diserahkan ke Polres Siantar, Sabtu (6/1/2018).

Kedua pelaku merupakan penjual dan pembeli sepeda motor Honda Beat warna biru putih BK 3320 WAG milik Dimas Triadi (16) yang dicuri
Raja dan Anju dari depan Millko Sport Jalan Sutomo, Jumat (5/1/2018) lalu.

Setelah melakukan pencurian, Raja menyerahkan sepeda motor kepada SP yang selanjutnya menjualnya kepada MB.

Sesuai pengakuannya kepada polisi,
sebelum berangkat ke Parapat menjual sepeda motor dia dihubungi Raja untuk minta ditemani.

“Kami sama Raja jumpa di Jalan Seksi II tepatnya di Jalan SKi tak jauh dari rumah si Raja bang. Itu sepeda motornya sudah terlebih dahulu diperetelin di gudang bekas kilang padi. Sekali ngantar sepeda motor ke Parapat dapat upah Rp 100 ribu aku bang,” ungkapnya.

Ketika dalam perjalanan menuju Parapat, Raja dan SP dikejar oleh petugas kepolisian yang mendapat kabar bahwa sepeda motor Honda Beat warna biru putih akan menuju Parapat.

“Sempat kami dikejar sama polisi. Aku ditangkap di Ajibata dan si Raja berhasil kabur. Saat dikejar itu kami sempat ditembak bang,” ungkap SP.

Setelah ditangkap di Ajibata, SP pun membawa polisi ke rumah MB. “Udah tiga kali aku menerima sepeda motor dari orang ini. Kemarin ada tiga menerima sepeda motor Mio, dan satu sudah ditebus mereka,” ungkapnya.

“Orang ini tidak menjual, tapi menggadaikan. Rata-rata berkisar Rp 1 juta orang ini menggadaikan sepeda motor,” ungkap MB pada www.jurnalsiantar.net.

Terpisah, Dimas Triadi (16) korban pencurian sepeda motor saat ditanyai mengatakan, sepeda motornya hilang ketika dia berbelanja di Milko Sport sekira jam 21.00 WIB.

“Kami tahu kereta (sepeda motor) itu dibawa ke Parapat karena ada GPS-nya,” ungkapnya.

Kasubbag Humas Polres Siantar Iptu Resbon Gutom mengatakan pihaknya sudah mengamankan dua orang.

“Saat ini korban sudah membuat laporan dan sudah dimintai keterangannya. Begitu juga dengan kedua pelaku akan dilakukan introgasi oleh petugas,”katanya. (Hamzah)

COMMENTS

DISQUS: 0