Ngaku 6 Kali Dipaksa Oral Seks,  Ini Pengakuan Menohok Karyawati Rumah Sakit Siantar

Ngaku 6 Kali Dipaksa Oral Seks, Ini Pengakuan Menohok Karyawati Rumah Sakit Siantar

Jurnalsiantar.net – Li boru S (30), karyawati salah satu rumah sakit swasta di Kota Siantar yang mengaku 6 kali dipaksa oleh oknum supervisor melakukan oral seks menyebut bahwa sejak awal bekerja terduga pelaku sudah mengincarnya.

Ditemui di Mapolres Siantar, Selasa (9/1/2018), Li boru S didampingi pacarnya marga Manurung mengatakan, sejak pertama kali bekerja di RS Vita Insani, terduga pelaku sudah menggoda-godanya.

“Aku digoda-godain sama dia. Kadang ketika lagi asik kerja, dipeluknya dari belakang,” ujar warga Jalan Nelson Purba, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun¬†ini kepada sejumlah awak media.

Terduga pelaku pertama melakukan perbuatan tak senonoh padanya pada bulan Juli lalu ketika mereka sedang bekerja di rumah sakit itu.

“Awalnya digesek-gesek aja. Genit ya, memang genit kepada semua karyawati. Karena diam, aku dicarinya aku untuk dijadikannya kayak gini. Nafsu dia,” ungkap korban.

Menurut dia, perbuatan pelaku yang paling fatal dirasakannya pada tanggal 8 Desember ketika dia mengambil berkas di ruang keperawatan.

“Waktu aku ngambil berkas, ternyata dia di ruangan itu. Dipaksanya, dipeluk-peluknya aku dan tidak bisa ngapa-ngapai. Sebenarnya kalok aku teriak kedengarannya, tapi aku dilarang dia, dan pintu itu berusahanya kubuka, tapi ditariknya,”ungkapnya

Terakhir, pada tanggal 31 Desember, pelaku kembali mengajak korban mengajukan perbuatan tak senonoh itu, namun korban menolak. “Tanggal 31 itu dia ngajak, tapi aku gak mau, aku menolak,” katanya.

Karena tak tahan dengan kejadian itu korban kemudian mengajukan pengunduran diri dari rumah sakit itu. Dan setelah mengundurkan dirinya beberapa wanita datang pada Li boru S dan mengaku kalau mereka juga pernah dilecehkan.

Terkait kasus ini korban meminta agar terduga pelaku meminta maaf kepada keluarganya dan masyarakat luas.

Sementara pacar korban mengatakan, saat dipaksa melakukan perbuatan tak senonoh, korban sudah melakukan perlawanan hingga terjatuh-jatuh.

“Korban juga pernah ditarik-tarik oleh terduga pelaku. Dan terduga pelaku ini ngajak gituan lagi untung dilihat orang dan dia berhasil lolos,”ungkapnya. (Hamzah)

COMMENTS

DISQUS: 0