Sadis! Usai Dirampok, Wanita Ini Diperkosa Sampai Lemas

Sadis! Usai Dirampok, Wanita Ini Diperkosa Sampai Lemas

Medan | jurnalsiantar.net
YKD (34), seorang perempuan warga Jalan Nasional, Medan Tenggara, Medan, nyaris tewas setelah dirampok, dianiaya hingga diperkosa oleh laki-laki yang baru dikenalnya.

Perkosaan dan perampokan terjadi di Dusun V Desa Tengah Sei Mencirem, Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut. Tubuh YKD ditemukan tak berdaya di jalan perladangan yang ada di sana, Kamis (15/12/2017) malam. 

“Kami mendapat informasi telah ditemukan korban seorang perempuan dewasa di jalan perladangan sekitar pukul 20.30 Wib. Dia diduga korban pembunuhan,” kata AKP Martualesi Sitepu, Kapolsek Kutalimbaru, Jumat (15/12/2017).

Mendapat informasi itu, personel Polsek Kutalimbaru langsung meluncur ke lokasi. Ternyata korban masih hidup dan telah dibawa warga ke Klinik Sunarti di Desa Sei Mencirim, Sunggal.

Saat ditemukan korban tampak mengalami kekerasan di bagian kepala. Wajahnya bengkak dan hampir tak dikenali. “Tetapi dari tas korban ditemukan KTP, saat ditanyai korban hanya berbicara terbata-bata,” jelas Martualesi seperti dilansir merdeka.com.

Korban menyatakan dia dirampok dan diperkosa seorang yang baru dikenalnya melalui ponsel, berinisial D. Setelah berkenalan, mereka berjanji bertemu di Simpang Melati.

YKD yang merupakan karyawan toko roti ini kemudian tiba ke lokasi pertemuan sekitar 14.00 Wib. Dia sampai di sana mengendarai sepeda motor yang dipinjam dari temannya. 

Setelah bertemu, D mengajaknya ke arah Sei Mencirem. Laki-laki itu memboncengnya. Di perladangan sepi di Desa Sei Mencirem, D merayu YKD untuk berhubungan intim. Namun perempuan itu menolak.

Pelaku lalu memerkosa korban. Perempuan itu kemudian dicekik dan dipukuli. Pelaku lalu meninggalkan lokasi, diduga karena yakin korbannya telah meninggal.

“Dia membawa barang-barang korban berupa uang Rp 600.000, 1 unit Hp merek Strowberry,” jelas Martualesi.

Polisi masih memburu pelaku perkosaan dan perampokan ini. Mereka juga terus mengumpulkan bukti-bukti. “Saat ini saya bersama Kanit Reskrim dan anggota masih di lapangan melakukan penyelidikan. Untuk korban yang masih sekarat juga telah kita pindahkan ke RSUP Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif,” sambung Martualesi.

COMMENTS

DISQUS: 0